Bertemu Ikatan Mahasiswa Muhammadiya, Jokowi: Jika Infrastruktur Tidak Ada Konektivitas Antardaerah Akan Sulit

REINHA.com – Presiden Joko Widodo pada hari Senin 6 Agustus 2018 menerima 213 mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Istana Negara Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya infrastruktur yang mendukung konektivitas bagi negara besar seperti Indonesia.
“Tapi kita tahu, saya kira sudah tahu malah, negara ini sangat besar, dari satu ke pulau yang lain bisa dengan pesawat tapi ada yang enggak bisa pakai pesawat, dengan helikopter. Itulah gunanya infrastruktur.”
Jokowi melanjutkan, jika infrastruktur seperti bandara dan pelabuhan tidak ada, maka konektivitas akan sulit.
“Negara kita sebesar ini, 17 ribu pulau, 514 kabupaten kota, 34 provinsi, bayangkan. Semua harus ada airport-nya, semua harus ada pelabuhannya. Karena kepulauan harus ada pelabuhannya, enggak kecil, besar, sedang, harus ada.”
(Baca juga: WWF Indonesia Protes Petisi “Stop Tipu Daya Atas Nama Konservasi”)
Dalam pertemuan tersebut presiden sempat bertanya kepada para mahasiwa yang hadir bagaimana rasanya naik pesawat Hercules. Untuk diketahui 188 mahasiswa yang hadir adalah peserta Muktamar IMM XVIII di Malang yang pergi ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU
“Yang pertama, saudara-saudara ke sini naik Hercules? Enak enggak?”
Mendengar pertanyaan Presiden Jokowi ini sebagian mahasiswa menjawab enak naik pesawat. Namun saat Presiden Jokowi bertanya lagi, beberapa mahasiswa mengatakan kalau naik Hercules itu pengap
“Nah blak-blakan ini namanya, enak tapi pengap,” ujar Presiden Jokowi disambut riuh tawa semua yang hadir di ruangan
Presiden Jokowi pun bercerita bahwa dirinya sudah pernah naik semua jenis pesawat, termasuk pesawat jenis CN yang tidak memiliki interior pengedap suara
“Kalau naik suruh pakai ini (penutup telinga) tapi saya enggak pernah pakai, tahu-tahu sudah tidur saya,” kata Presiden Jokowi yang kembali membuat seisi ruangan gemuruh dengan tawa
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan ini, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. Tampak hadir pula Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua PP Muhammadiyah Hajriyanto Thohari.
# Bertemu Ikatan Mahasiswa Muhammadiya, Jokowi: Jika Infrastruktur Tidak Ada Konektivitas Antardaerah Akan Sulit


